Tuesday, December 3, 2013

Resensi Buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong

“ Meneladani Chairul Tanjung Si Anak Singkong ”




                                               



Judul                   : Chairul Tanjung Si Anak Singkong

Penulis               : Tjahja Gunawan Deredja

Penerbit              : Buku Kompas, Jakarta
Tahun terbit        : 1 Juni 2012
Jumlah halaman : 384 + XV halaman

Harga Buku        : Rp 58.000, 00

Cetakan              : 21, Desember 2012

ISBN                  : 978-979-709-650-2


               




            Buku ini berisi kisah hidup Chairul Tanjung seorang pengusaha nasional yang sukses dan termasuk salah satu orang terkaya di Indonesia. Yang memulai usahanya dari nol. Perjuangannya dalam membangun apa yang telah dicapainya sampai saat ini tidak lepas dari kepemimpinan dan visi yang beliau miliki dalam ikut membangun negara ini.

            Buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong dimaksudkan oleh Tjahja Gunawan Dirdja sebagai penuntun para generasi muda yang ingin mempelajari arti sebuah perjuangan hidup dan kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Tidak ada kata sukses yang dapat dicapai bila tak ada kerja keras.

Orangtuanya mempunyai prinsip, “Agar bisa keluar dari jerat kemiskinan, pendidikan merupakan langkah yang harus ditempuh dengan segala daya dan upaya.” Apa pun akan mereka upayakan agar anak-anak mereka dapat melanjutkan pendidikan tinggi sebagai bekal utama kehidupan masa depan. Sang ibunda, Halimah mengatakan bahwa uang kuliah Chairul Tanjung pertama yang diberikan kepadanya diperoleh ibunda dari menggadaikan kain halus miliknya.

Chairul Tanjung mengungkapkan bahwa “Bagi saya, ibu adalah segalanya.” Chairul Tanjung percaya bahwa surga ada di telapak kaki ibu. “Bila kita benar-benar berbakti kepada ibu sepenuh hati dan ikhlas, maka surga akan kita gapai di dunia. Itu yang saya alami sendiri,” demikian Chairul Tanjung berpendapat.


Bab-bab berikutnya masih menceritakan kehidupan masa muda Chairul Tanjung, saat-saat menjadi mahasiswa sampai kisah awalnya menjadi wirausaha. Tahun 1987, Chairul Tanjung menjadi kontraktor pembangunan pabrik sumpit di Citeureup, Bogor. Tapi yang jadi malah pabrik sandal.

Buku ini juga mengisahkan kehidupan rumah tangga dan keluarga Chairul Tanjung. Mulai dari awal pertemuannya dengan perempuan Jawa, Anita Ratnasari  yang tegas dan tegar. Yang sekarang menjadi istrinya.

Disini Chairul Tanjung juga menyampaikan pandangan-pandangannya tentang persoalan ekonomi dan menceritakan aktivitasnya sebagai pengusaha.

            Buku tentang Chairul Tanjung ini disusun dengan menggunakan bahasa yang menarik, sederhana dan komunikatif sehingga memudahkan para pembaca dalam memahami isi buku ini. Dilihat dari jenis kertas buku ini menggunakan kertas yang tipis dan berwarna kuning sehingga kurang menarik kalau dilihat. Apabila dilihat dari segi cover bukunya bagi kami covernya kurang full colour, hanya warna kuning sehingga membuat para pembaca kurang tertarik. Tidak dipungkiri ada beberapa bagian isi yang sedikit melebih-lebihkan diri Chairul Tanjung.

Namun demikian buku ini sangat bagus dan menarik untuk dibaca karena ada banyak hal yang bisa dipelajari dari buku ini serta dapat menginspirasi para pembaca untuk menjadi pengusaha sukses tanpa melihat latar belakang keluarga, karena kesuksesan itu diciptakan bukan diturunkan. Banyak kisah kisah inspiratif dan ada juga yang lucu. Kegagalan bukan alasan untuk menyerah, kegagalan berarti keberhasilan yang tertunda. Hidup tanpa kegagalan tidak akan bisa mendewasakan manusia. Jika kamu gagal melakukan sesuatu, hanya satu hal yang harus kamu lakukan yaitu mencoba kembali.





DISUSUN OLEH :

1.      Amelia Nikmawati      (02)

2.      Maya Sari                    (15)

3.      Muhammad Ferry       (16)                  XII  IPS 3

4.      Shidiq Suko Raharjo    (28)                  SMA N 1 SUKOHARJO

5.      Siti Fatimah                 (30)

6.      Vanita Maya S H         (32)